jump to navigation

Sajak Lampu 10 April 2007

Posted by sri nanang setiyono in Puisi.
trackback

Mestinya kita malu
pada lampu-lampu
yang lebih jujur
dan berterus terang
akan kegelapan
yang kita takutkan

pada lampu
kita belajar
tentang kesungguhan
tentang semangat
dan nasihat
bahwa selalu ada terang
bila kita
mau
terus berjuang

Semarang, 090407

Komentar»

1. orido - 13 April 2007

banyak hal yg seharusnya membuat kita malu sebagai manusia..
banyak hal yg seharusnya bisa membuat kita menjadi “penerang di dalam kegelapan”

semua itu kembali pada kita sendiri…
tetap lah berusaha utk menjadi pemantik amal…

2. Ikhwan - 21 April 2007

Sebagai manusia kita memang punya keterbatasan.. Tapi menjadi penerang adalah impian setiap insan…
Be a light for the peoples…. Yuk…

3. sari - 16 Februari 2012

terus berjuang,semangat,pantang menyerah :)


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 216 pengikut lainnya.