jump to navigation

(Hari Itu) Jakarta Dikuasai Banjir 20 Februari 2007

Posted by sri nanang setiyono in Esai Foto.
trackback

Foto : Kawasan Cideng Tergenang Banjir by Sri Nanang Setiyono

Hampir sepekan di awal Februari lalu, ibukota di rendam banjir. Air yang sehari-hari menetap di selokan, parit dan sungai, tiba-tiba dalam tempo beberapa jam mengisi kamar tidur, dapur, garasi, ruang tamu, perkantoran, apartemen, pasar, stasiun kereta, dan jalan raya.

Banjir mengubah pemandangan Jakarta yang biasanya sibuk dengan kemacetan menjadi genangan air. Banjir pula yang menggenangi benak warga ibukota dengan kecemasan, kekhawatiran, ketakutan, kegeraman, kesabaran. Hari-hari itu, ibukota kebanjiran air bah dan juga air mata…

Iklan

Komentar»

1. Alief - 23 Februari 2007

Pak menteri: masih ada yang ketawa-ketawa kok….
jadi gak bener kalo kebanjiran air mata 😀

2. sri nanang setiyono - 24 Februari 2007

air mata yang tumpah kan lebih banyak daripada air liur tawa pak menteri 🙂 tetep aja banjir air mata, bukan air liur :))

3. hanny - 27 Februari 2007

Mungkin saking banyaknya yang hidup susah, dan seringnya air mata tumpah di Jakarta, air mata itu terakumulasi dan bergulir menjadi air bah 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: