jump to navigation

Lima Tahun (2) 10 April 2007

Posted by sri nanang setiyono in Puisi, Sastra.
trackback

Lima tahun lalu, Dik
merah merona wajah putihmu
menyambut uluran tanganku
bibir mungilmu mengulas senyum
membiaskan pipimu yang ranum
aku ingat, Dik
ada cahaya di bola mata itu
yang jadi penanda
cerita-cerita kita
setelahnya

Malam ini
aku menggambar bayangmu
di langit-langit rumah kontrakanku
setelah tadi pagi
tak sengaja kita bertemu
……………………
masih ada bias rona merah di pipimu
meski cahaya di bola mata itu
kini bukan lagi tanda
untuk diriku

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: