jump to navigation

Sesama Pencuri Jangan Saling Mendahului! 14 Juli 2010

Posted by sri nanang setiyono in Esai, Sejarah.
Tags:
trackback

Beberapa kali ketegangan antara Indonesia-Malaysia menyangkut klaim kepemilikan budaya ternyata adalah pekerjaan sia-sia. Hal yang sebenarnya, budaya bukanlah sesuatu yang bisa disimpan dan tidak boleh dimiliki/ditiru oleh bangsa lain. Bukankah suatu hal biasa bila bahasa suatu negara menyerap kota kata bahasa asing? Begitu pula dengan lagu-lagu yang dinyanyikan di suatu daerah tidak lepas dari pengaruh budaya yang masuk ke wilayah tersebut. Hal yang tidak banyak diketahui orang adalah Lagu Kebangsaan Indonesia Raya ternyata partitur (nada)-nya meniru lagu ciptaan orang Prancis jaman Napoleon ! Dengan fakta tersebut, amatlah tidak bijak bila anak bangsa ini kerap mengklaim bahwa produk-produk budaya kita dicuri oleh bangsa/negara lain. Toh kenyataannya, menurut Remy Silado, bangsa kita juga menjiplak/meniru budaya negara lain (selengkapnya simak video di atas).  Jadi akan lebih bijak kalau kita mengambil sikap saling menghormati terhadap bangsa lain apalagi yang serumpun daripada saling menghujat. Toh di atas semuanya, hanya Amerika dan sekutunya yang akan terkekeh-kekeh dan mengambil manfaat dari pertikaian orang-orang di Nusantara ini.

Iklan

Komentar»

1. hotel kuta - 10 Desember 2010

dah kaya angkot aja.. hem.. kapan pada tobat tuh maling.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: