jump to navigation

Masjid Bernuansa Tionghoa di Bandung 6 Agustus 2013

Posted by sri nanang setiyono in Esai.
2 comments

Saya beberapa kali ke Bandung. Namun kunjungan terakhir ini yang berkesan. Saat waktu salat magrib tiba, setelah berbuka puasa, saya bermaksud pulang ke penginapan di Jalan Braga. Saat berjalan menyusuri Jalan ABC, saya melihat masjid yang bernuansa beda dari umumnya bangunan masjid di Indonesia.

Itulah masjid Al Imtizaj Pembauran Ronghe. Demikian nama itu saya kutip dari tulisan yang tertempel di dindingnya. Arsitektur, bentuk, warna, dan ornamen mengesankan saya pada bangunan khas di darata Cina. Semula saya kira itu klenteng atau vihara Tridharma, namun saya baru yakin kalau yang saya temui masjid karena ada tulisan dan melihat orang salat di dalamnya.

Masjid ini menyatu dan menjadi sayap kiri dari Abdurrahman bin Auf Trade Center yang tampaknya tidak beroperasi lagi. Ia tampak beda karena tetap terpelihara dan berfungsi. Saya sendiri tidak tahu apa arti dari istilah Pembauran Ronghe. Mungkin semacam nama marga atau keluarga dari etnis Tionghoa yang membangun masjid itu.

Yang jelas, memasuki masjid kita disambut gapura warna merah menyala dengan atapnya berupa kubah kecil. Interior masjid juga didominasi warna merah menyala dan warna coklat kayu. Ada juga beberapa lampion merah tergantung di langit-langit masjid. Dinding masjid dihiasi kaligrafi berbentuk segi empat yang tersusun dari empat kata Allah dalam huruf Arab. Sungguh suasana masjid yang berbeda bagi muslim seperti saya. Mungkin juga bagi sebagian besar warga Indonesia.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Iklan

SUKARNO go INTERNATIONAL! by Damn! I love Indonesia 22 April 2013

Posted by sri nanang setiyono in Esai.
add a comment

Saya pernah melihat video sambutan rakyat di Jakarta ketika Presiden Sukarno kembali dari Jogjakarta usai pengakuan kedaulatan Indonesia dari Belanda. Betapa rakyat mengelu-elukan pemimpin yang dicintainya. Begitu besar kecintaan dan kekaguman mereka kepada pemimpin bangsa yang bersama-sama penjuang menyatukan dan memerdekakan Indonesia.

Namun lebih terperangah lagi, saya melihat video berikut ini. Rupanya di luar negeri pun, Sukarno disambut dengan gegap gempita. Bahkan di New York, di Moskow, di Hanoi dan di negara-negara lain. Sambutan rakyat di sana lebih dari pemimpin mereka sendiri. Merinding melihatnya.

Journalist on Duty 22 April 2013

Posted by sri nanang setiyono in Esai.
add a comment

An Jakarta-based TV station news program shows how a reporter covers Jakarta’s flood in mid of January. The water level indicates how deep is the flood affected the capital city which is also to be national attention across the country.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Meeting at HMS 2 Oktober 2012

Posted by sri nanang setiyono in Esai.
add a comment

Ojek Sepeda 11 Maret 2012

Posted by sri nanang setiyono in Esai.
1 comment so far

Today I visited Glodok. Last time I being there was when I accompanied Mita buying DVDs almost five years ago. Nothing changes. At least that’s what I saw at the location. Pirated DVD vendors, crowded traffic jam, and hot and dusted air are amongs I can remember.

A moment at Barelang Bridge 18 Juli 2011

Posted by sri nanang setiyono in Esai.
add a comment

Wuyung 26 Juni 2011

Posted by sri nanang setiyono in Esai.
4 comments

Tiba-tiba saja saya ingin mencari tahu arti kata “wuyung”, istilah yang sering saya dengar dari vokal penyanyi Didi Kempot. Maklumlah, lagu-lagu Didi Kempot ada di daftar lagu dalam perangkat Blackberry saya. Salah satu lagu yang saya suka berjudul Wuyung.

Dari hasil googling ternyata saya baru tahu kata wuyung artinya jatuh cinta atau kasmaran. Syair selengkapnya ada di bawah ini :

Laraning lara
Ora kaya wong kang nandhang wuyung
Mangan ra doyan
Ra jenak dolan nèng omah bingung

Mung kudu weruh
woting ati duh kusuma ayu
Apa ra trenyuh
sawangen iki awakku sing kuru

Klapa mudha leganana nggonku nandhang branta
Witing pari dimèn mari nggonku lara ati
Aduh nyawa

Duh duh kusuma
Pa ra krasa apa pancen téga
Mbok mbalung janur
Paring usada mring kang nandhang wuyung

Barangkali banyak yang penasaran dengan arti dari syair lagu tersebut. Nah saya kebetulan lagi malas menulis, jadi saya akan copas (copy paste) saja dari artikel di blog Sukadi.net

Sakitnya sakit
tidak seperti orang yang sedang jatuh cinta
makan (terasa) tidak enak
ndak enak main/jalan2 (tetapi) dirumah (malah) bingung

hanya ingin melihat (trus-trusan)
(wot=tempat menyebrang diatas parit/sungai biasanya terbuat dari bambu/kayu (jembatan kecil), woting kependekan dari wot ing) tambatan hati duhai bunga yang cantik
apa tidak kasihan
lihatlah badanku yang kurus ini

(klapa muda=degan, maksudnya leganono=legakan) legakan perasaanku yang sedang kasmaran
(witing pari= damen maksudnya dimen mari=biar sembuh) biar sembuh sakit hatiku
aduh nyawa

wahai bunga (bunga bisa diartikan cewek yang menarik hati)
apa memang ndak terasa atau memang membiarkan
(balung janur=soddo/lidi maksudnya usada=obat)
memberi/berilah obat kepada yang lagi kasmaran.

Yang ingin dengar iramanya bisa lihat langsung videonya di bawah ini. Sayang, saya tidak menemukan versi lagu yang dinyanyikan Didi Kempot di Youtube.

Lazy day 19 April 2011

Posted by sri nanang setiyono in Esai.
add a comment

Pecel Lele 18 Maret 2011

Posted by sri nanang setiyono in Esai.
add a comment

What stat said about my blog in 2010 2 Januari 2011

Posted by sri nanang setiyono in English, Esai.
add a comment

The stats helper monkeys at WordPress.com mulled over how this blog did in 2010, and here’s a high level summary of its overall blog health:

Healthy blog!

The Blog-Health-o-Meter™ reads Wow.

Crunchy numbers

Featured image

A Boeing 747-400 passenger jet can hold 416 passengers. This blog was viewed about 9,600 times in 2010. That’s about 23 full 747s.

In 2010, there were 5 new posts, growing the total archive of this blog to 93 posts. There were 8 pictures uploaded, taking up a total of 132kb.

The busiest day of the year was April 20th with 210 views. The most popular post that day was Membayangkan Kota Tua Banten Lama.

Where did they come from?

The top referring sites in 2010 were google.co.id, search.conduit.com, blogger.com, facebook.com, and zainurie.wordpress.com.

Some visitors came searching, mostly for apa aja, banten lama, puisi ra kartini, sejarah banten lama, and oscommerce.

Attractions in 2010

These are the posts and pages that got the most views in 2010.

1

Membayangkan Kota Tua Banten Lama October 2006
31 comments

2

Bikin Sendiri Toko Online dengan OsCommerce January 2009
70 comments

3

Teori Matematika dalam Jurnalisme October 2006
28 comments

4

Nasi Sumsum Mang Puri October 2006
5 comments

5

Saya adalah… October 2006